Sabtu, 16 Desember 2017
Indonesian English

FAQ

Tepung Gasol merupakan bahan utama MPASI. Untuk memenuhi kecukupan gizi bayi perlu ditambahkan susu, baik ASI atau susu formula dan dibarengi dengan pengenalan buah-buahan dan sayuran akan memberikan tambahan serat, vitamin dan mineral.

Khususnya vitamin C  (misalnya pada jeruk, pepaya) dapat membantu penyerapan zat besi pada produk tepung yang kaya zat besi (Tepung Merah Wangi, Tepung Beras Merah, Tepung Pisang, tepung Sorghum).

 

 

Selama 6 bulan bayi mendapat asupan susu yang tipenya cair, oleh karena itu dalam memperkenalkan makanan padat tingkat kekentalan dan jenis makanan yang diperkenalkan  harus diberikan dan ditambahkan secara bertahap.

Frekuensi pemberian makanan tergantung pada umur dan aktivitas.

Pada bayi yang aktif bergerak perlu diberikan makanan lebih sering dengan jumlah yang cukup atas dasar pertimbangan lambung bayi masih relatif kecil.

Pastikan alat-alat untuk menyiapkan dan memasak makanan bayi dalam kondisi bersih. Sebaiknya gunakan alat yang terpisah/khusus.

Sebaiknya membuat bubur tepung untuk kebutuhan satu hari. Caranya, setelah dimasak segera bagi bubur tepung dalam beberapa wadah sesuai kebutuhan di hari tersebut lalu simpan di suhu ruang. Jika diperlukan selalu ambil dengan sendok bersih dan jangan diaduk/dikocek.

Bubur tepung  murni sebelum dicampur apapun bisa tahan sampai 8 jam di suhu ruang.. Jika dirasa perlu bisa dimasukkan ke lemari es (bukan dibekukan) dan hangatkan dengan cara ditim pada saat akan disajikan. Bubur tepung yang disimpan di lemari es bisa tahan 2 hari.

Jika Bubur Tepung Gasol akan dibekukan sebaiknya sebelum ditambahkan apapun (susu/buah/sayur). Silahkan bekukan dengan menggunakan wadah es batu. Pembekuan bubur Tepung bisa merubah teksturnya, jadi kurang dianjurkan.

 layan konsumen

Facebook Fanpage

Pengunjung Online

Ada 19 pengunjung online